CERITA
Aku adalah aku, seorang anak perempuan
yang semakin hari semakin tumbuh menjadi seorang perempuan yang dewasa.
Perempuan berkulit sawo matang, tinggi, kurus. Mempunyai tinggi badan 170cm dan
berat badan 50kg. Sedang melanjutkan sekolah di bangku perguruan tinggi jurusan
manajemen ekonomi di universitas gunadarma dan sudah memasuki semester 7.
Aku mempunyai keinginan atau
cita-cita. Setelah aku menyelesaikan kuliah, aku ingin bisa bekerja di suatu
perusahaan besar di Indonesia, menjadi wanita sukses dalam karier maupun segala
hal. Kelak aku juga ingin menikah dengan seorang pria mapan, sholeh, dan
bertanggung jawab, mempunyai anak dan membentuk sebuah keluarga kecil yang
bahagia.
Keluarga kecil yang akan tinggal
disebuah rumah sederhana dengan dekorasi bangunan rumah minimalis berlantai 2
nan cantik, dengan sebuah taman yang indah dan sebuah garasi mobil dan keadaan
lingkungan tempat tinggal yang nyaman untuk ditempati.
Sebelum semua keinginan itu tewujud dan bisa untuk aku
wujudkan, aku harus kuliah dengan baik dan bersungguh-sungguh. Lulus kuliah
dengan nilai yang baik, memakai toga, mengenakan baju wisuda dan menjadi
seorang sarjana muda yang sukses dalam segala hal dimasa depan nanti. Aamiin.
Diatas, sedikit profil
diri dan gambaran keinginan.
*masa kuliah
Tahun
2011, 3 tahun silam setelah lulus sekolah menengah atas (SMA) di salah satu
sekolah swasta dengan background salah satu sekolah swasta terbaik di kota
Depok, aku melanjutkan pendidikan ke sebuah Perguruan Tinggi Swasta Universitas
Gunadarma yang juga mempunya akreditasi yang baik sebagai salah satu
universitas swasta. Alasan kenapa aku memilih universitas ini bukan karena dulu
tidak lolos seleksi masuk universitas negeri, hanya saja menurut ku universitas
negeri maupun swasta itu sama aja, yang penting kita bisa serius belajar dan
menjalaninya dengan baik dan bersungguh-sungguh, selain itu universitas
gunadarma lumayan mempunyai jarak yang cukup strategis (gak jauh dari rumah,
hehe) jadi gak perlu mengeluarkan uang banyak untuk transportasi. Ya, itu
sedikit alasan kenapa aku memilih gundar sebagai tempat aku melanjutkan
pendidikan untuk menjadi sarjana.
Sekarang
aku sudah memasuki tingkat 4 di semester 7. udah tua ya ternyata, udah tingkat
akhir yang sebentar lagi selesai kuliah, nyusun skripsi (Aamiin). Hem, tapi aku
bukan mahasiswa yang aktif di organisasi, terkadang dikelas juga menjadi
mahasiswa pasif jadi gak punya banyak cerita dan bukan tipe orang yang suka
mencurahkan perasaannya lewat sebuah tulisan, tidak pandai merangkai kata-kata
indah. intinya selama kuliah alhamdulillah mahasiswi yang baik2 saja, gak
macem-macem, dapet teman dan sahabat- sahabat yang asik dan baik. Tapi aku
punya cerita, boleh ya cerita sedikit tentang seorang cowok yang keras kepala,
kepala batu, pokoknya yang keras keras ada di dia.
*awal
masuk semester 3
Perkuliahan
memasuki tingkat 2, semester 3. Aku masuk ke dalam kelas 2EA13 dimana
teman-teman ini yang menjadi orang2 yang akan terus sama-sama sampai semester
akhir nanti, teman-teman yang mukanya akan terus dilihat setiap hari selama 3
tahun.
Tibalah
dimana waktu pemilihan ketua kelas, sekretaris, bendahara, dan wakil ketua
kelas. Aku merupakan salah satu kandidat untuk menjadi sekretaris, aku
memperkenalkan diri “nama saya, ishma hanna dulu berasal dari kelas 1EA09”
ternyata saat aku memperkenalkan diri, ada seorang laki2 yang duduk di paling
belakang memperhatikan aku, dia orang itu yang sampai saat ini masih keras
menunjukkan usaha dan pengorbanannya untuk mendapatkan hati ku, entah apa yang
bikin dia sampai segitu terhadap ku padahal udah di tolak berkali-kali. “aku
adalah cewek yang beda (gombalan semua cowok kayanya memang seperti itu), cewek
galak, cewek jutek begitu katanya”. Tetapi, seiring berjalannya waktu yang
namanya perasaan wanita akan luluh jika melihat usaha dan pengorbanan seorang
pria yang tidak pernah redam, gimana pun keadaannya, apapun resikonya demi
untuk mengambil hati dan mendapatkan si wanita yang ia cintai. Ya akhirnya aku
pun luluh perlahan. Intinya, untuk mendapatkan dan ingin meraih sesuatu apapun
itu semua butuh usaha dan pengorbanan.
ya,
itu sedikit cerita ku. Kalo di ceritain semua bisa jadi novel. Jadi, ceritanya
sampai disitu aja ya. Kurang lebihnya mohon maaf. wassalam -,-




0 komentar:
Posting Komentar