Bismillaah....
♥ Hidup Adalah Anugerah ♥
Hari ini sebelum engkau berpikir untuk mengucapkan kata-kata kasar. Ingatlah akan seseorang yang tidak bisa berbicara.
Sebelum engkau mengeluh mengenai cita rasa makananmu. Ingatlah akan seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
Sebelum engkau mengeluh tentang suami atau isterimu – Ingatlah akan
seseorang yang menangis kepada Tuhan meminta pasangan hidup.
Hari ini sebelum engkau mengeluh tentang hidupmu. Ingatlah akan seseorang yang begitu cepat pergi ke surga.
Sebelum engkau mengeluh tentang anak-anakmu. Ingatlah akan seseorang
yang begitu mengaharapkan kehadiran seorang anak, tetapi tidak
mendapatnya.
Sebelum engkau bertengkar karena rumahmu yang
kotor, dan tidak ada yang membersihkan atau menyapu lantai . Ingatlah
akan orang gelandangan yang tinggal di jalanan.
Sebelum
merengek karena harus menyopir terlalu jauh.Ingatlah akan sesorang yang
harus berjalan kaki untuk menempuh jarak yang sama.
Dan ketika
engkau lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, Ingatlah akan para
penganguran, orang cacat dan mereka yang menginginkan pekerjaanmu.
Sebelum engkau menuding atau menyalahkan orang lain, Ingatlah bahwa
tidak ada seorang pun yang tidak berdosa dan kita harus menghadap
pengadilan Tuhan.
Dan ketika beban hidup tampaknya akan
menjatuhkan. Pasanglah senyuman di wajahmu dan berterima kasihlah pada
Tuhan karena engkau masih hidup dan ada di dunia ini. Sekali hidup
hiduplah yang berarti, Syukurilah karunia Tuhan yang diberikan kepada
kita, Jangan pernah mengeluh tapi berusahalah agar hidup yang kita lalui
tidak sia-sia, berintraksilah setiap hari dengan semua manusia sebaik
mungkin, dan lakukanlah hal yang terbaik dihari harimu karna tidak ada
yang bisa menjamin bahwa kita akan hidup dihari esok...
http://www.facebook.com/pages/Strawberry/327342750179?ref=ts&fref=ts
Senin, 21 Januari 2013
Minta Cium, Cinta atau Nafsu
Siapa diantara Anda
yang saat ini sedang menjalin cinta atau setidaknya pernah menjalin
hubungan cinta? Sebagian besar orang pernah memadu kasih dalam ikatan
cinta. Siapa yang tidak bahagia berpegangan tangan, saling merangkul,
berciuman dan melakukan bentuk kemesraan lain dengan pasangan.
Sebuah masalah akan muncul ketika mereka masih dalam proses pacaran. Salah satu pasangan dianggap agresif dan sering meminta untuk dipeluk, bahkan dicium. Beberapa orang menganggap hal itu adalah tidak benar dan cenderung memanfaatkan situasi.
Namun, di sisi lain, tuntutan untuk dicium dan dipeluk dianggap sebagai bentuk rasa cinta pada pasangan. Tuntutan yang tidak terpenuhi, dianggap tidak ada cinta di sana. Dalam sebuah perumpamaan, cinta tanpa ciuman seperti sayur tanpa garam.
Pertanyaanya, apakah anggapan masyarakat terutama di kalangan remaja ini benar? Dilihat dari kacamata psikologi, Sternberg mengungkapkan dalam penelitiannya, bahwa cinta memiliki tiga unsur, yaitu gairah (passion), kedekatan (intimacy), dan komitmen (commitment). Walaupun tidak semua orang memenuhinya, cinta yang sempurna adalah cinta yang memiliki syarat adanya ketiga unsur tersebut. Jadi, masing-masing unsur tidak boleh hilang dalam hubungan cinta yang sempurna.
Ciuman di kening, pipi dan bibir merupakan bentuk perilaku dari gairah dalam sebuah cinta. Bila orang menganggap bahwa nafsu atau gairah adalah sama dengan cinta, maka itu tidak sepenuhnya benar. Nafsu atau gairah merupakan bagian dalam tiga unsur cinta yang sempurna.
Kemudian, bagaimana anggapan bahwa cinta tanpa pelukan dan ciuman seperti sayur tanpa garam? Inilah yang disebut dengan Companionate love oleh Sternberg, yaitu di mana gairah sudah tidak nampak lagi, tetapi kedekatan yang mendalam dan komitmen masih tetap ada. Tipe cinta ini merupakan cinta tanpa adanya gairah. Biasanya terjadi pada mereka yang memiliki hidup yang sibuk dan seiring waktu gairah pada pasangan mulai memudar, namun masih ada komitmen untuk hidup bersama.
Perbedaan status ‘pernikahan’ dan ‘berpacaran’ membuat unsur gairah dalam cinta memiliki nilai yang berbeda. Dalam sebuah pernikahan, gairah merupakan unsur yang harus ada dan terpenuhi oleh masing-masing pasangan. Berbeda ketika masih pacaran, sebagian pasangan menganggap gairah dalam ikatan cinta merupakan pemaksaan dan cenderung memanfaatkan situasi.
Keputusan ada di tangan Anda, masih menganggap ciuman adalah hal yang negatif ketika pacaran, atau itu adalah bagian dari cinta.
http://www.psikologizone.com/minta-cium-cinta-atau-nafsu/065114106
Sebuah masalah akan muncul ketika mereka masih dalam proses pacaran. Salah satu pasangan dianggap agresif dan sering meminta untuk dipeluk, bahkan dicium. Beberapa orang menganggap hal itu adalah tidak benar dan cenderung memanfaatkan situasi.
Namun, di sisi lain, tuntutan untuk dicium dan dipeluk dianggap sebagai bentuk rasa cinta pada pasangan. Tuntutan yang tidak terpenuhi, dianggap tidak ada cinta di sana. Dalam sebuah perumpamaan, cinta tanpa ciuman seperti sayur tanpa garam.
Pertanyaanya, apakah anggapan masyarakat terutama di kalangan remaja ini benar? Dilihat dari kacamata psikologi, Sternberg mengungkapkan dalam penelitiannya, bahwa cinta memiliki tiga unsur, yaitu gairah (passion), kedekatan (intimacy), dan komitmen (commitment). Walaupun tidak semua orang memenuhinya, cinta yang sempurna adalah cinta yang memiliki syarat adanya ketiga unsur tersebut. Jadi, masing-masing unsur tidak boleh hilang dalam hubungan cinta yang sempurna.
Ciuman di kening, pipi dan bibir merupakan bentuk perilaku dari gairah dalam sebuah cinta. Bila orang menganggap bahwa nafsu atau gairah adalah sama dengan cinta, maka itu tidak sepenuhnya benar. Nafsu atau gairah merupakan bagian dalam tiga unsur cinta yang sempurna.
Kemudian, bagaimana anggapan bahwa cinta tanpa pelukan dan ciuman seperti sayur tanpa garam? Inilah yang disebut dengan Companionate love oleh Sternberg, yaitu di mana gairah sudah tidak nampak lagi, tetapi kedekatan yang mendalam dan komitmen masih tetap ada. Tipe cinta ini merupakan cinta tanpa adanya gairah. Biasanya terjadi pada mereka yang memiliki hidup yang sibuk dan seiring waktu gairah pada pasangan mulai memudar, namun masih ada komitmen untuk hidup bersama.
Perbedaan status ‘pernikahan’ dan ‘berpacaran’ membuat unsur gairah dalam cinta memiliki nilai yang berbeda. Dalam sebuah pernikahan, gairah merupakan unsur yang harus ada dan terpenuhi oleh masing-masing pasangan. Berbeda ketika masih pacaran, sebagian pasangan menganggap gairah dalam ikatan cinta merupakan pemaksaan dan cenderung memanfaatkan situasi.
Keputusan ada di tangan Anda, masih menganggap ciuman adalah hal yang negatif ketika pacaran, atau itu adalah bagian dari cinta.
http://www.psikologizone.com/minta-cium-cinta-atau-nafsu/065114106
10 Cara Meningkatkan Kecerdasan Emosional Anda
Semua orang selalu berbicara tentang Emotional Intelligence
(EI), dalam bahasa Indonesia biasa disebut intelegensi emosional atau
kecerdasan emosional, tapi apa sebenarnya itu? Salah satu aspek penting
dari kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk memahami, mengendalikan
dan mengevaluasi emosi – dalam diri sendiri dan orang lain – dan
menggunakannya sebagai informasi yang tepat.
Sebagai contoh, kecerdasan emosional dalam diri sendiri dapat membantu Anda mengatur dan mengelola emosi Anda, sementara mengakui emosi orang lain dapat menciptakan empati dan keberhasilan dalam hubungan Anda, baik hubungan pribadi maupun hubungan profesional.
Pada tahun 1990, psikolog Yale John D. Mayer dan Peter Salovey memunculkan istilah kecerdasan emosional, yang beberapa peneliti mengklaim bahwa ini adalah karakteristik bawaan, sementara yang lain menunjukkan bahwa Anda dapat mengembangkan dan meningkatkannya.
Mungkin tidak semua dari anda memiliki psikoterapis untuk meningkatkan kecerdasan emosional anda, namun kini Anda bisa menjadi terapis sendiri. Hal yang sama juga dilakukan oleh Freud, seorang tokoh psikoanalisis. Semua itu dimulai dengan belajar bagaimana untuk mendengarkan perasaan-perasaan Anda. Meskipun tidak mudah, mengembangkan kemampuan untuk mengelola emosi Anda sendiri, namun ini adalah langkah pertama dan paling penting.
Norman Rosenthal, MD, seorang psychiatrist dan peneliti seasonal affective disorder menjelaskan dalam sebuah bukunya yang berjudul “The Emotional Revolution”, dikutip dari psychology today (5/1/12), berikut adalah 10 cara untuk meningkatkan kecerdasan emosional Anda:
Sebagai contoh, kecerdasan emosional dalam diri sendiri dapat membantu Anda mengatur dan mengelola emosi Anda, sementara mengakui emosi orang lain dapat menciptakan empati dan keberhasilan dalam hubungan Anda, baik hubungan pribadi maupun hubungan profesional.
Pada tahun 1990, psikolog Yale John D. Mayer dan Peter Salovey memunculkan istilah kecerdasan emosional, yang beberapa peneliti mengklaim bahwa ini adalah karakteristik bawaan, sementara yang lain menunjukkan bahwa Anda dapat mengembangkan dan meningkatkannya.
Mungkin tidak semua dari anda memiliki psikoterapis untuk meningkatkan kecerdasan emosional anda, namun kini Anda bisa menjadi terapis sendiri. Hal yang sama juga dilakukan oleh Freud, seorang tokoh psikoanalisis. Semua itu dimulai dengan belajar bagaimana untuk mendengarkan perasaan-perasaan Anda. Meskipun tidak mudah, mengembangkan kemampuan untuk mengelola emosi Anda sendiri, namun ini adalah langkah pertama dan paling penting.
Norman Rosenthal, MD, seorang psychiatrist dan peneliti seasonal affective disorder menjelaskan dalam sebuah bukunya yang berjudul “The Emotional Revolution”, dikutip dari psychology today (5/1/12), berikut adalah 10 cara untuk meningkatkan kecerdasan emosional Anda:
- Coba rasakan dan pahami perasaan anda. Jika perasaan tidak nyaman, kita mungkin ingin menghindari karena mengganggu. Duduklah, setidaknya dua kali sehari dan bertanya, “Bagaimana perasaan saya?” mungkin memerlukan waktu sedikit untuk merasakannya. Tempatkan diri Anda di ruang yang nyaman dan terhindar dari gangguan luar.
- Jangan menilai atau mengubah perasaan Anda terlalu cepat. Cobalah untuk tidak mengabaikan perasaan Anda sebelum Anda memiliki kesempatan untuk memikirkannya. Emosi yang sehat sering naik dan turun dalam sebuah gelombang, meningkat hingga memuncak, dan menurun secara alami. Tujuannya adalah jangan memotong gelombang perasaan Anda sebelum sampai puncak.
- Lihat bila Anda menemukan hubungan antara perasaan Anda saat ini dengan perasaan yang sama di masa lalu. Ketika perasaan yang sulit muncul, tanyakan pada diri sendiri, “Kapan aku merasakan perasaan ini sebelumnya?” Melakukan cari ini dapat membantu Anda untuk menyadari bila emosi saat ini adalah cerminan dari situasi saat ini, atau kejadian di masa lalu Anda.
- Hubungkan perasaan Anda dengan pikiran Anda. Ketika Anda merasa ada sesuatu yang menyerang dengan luar biasa, coba untuk selalu bertanya, “Apa yang saya pikirkan tentang itu?” Sering kali, salah satu dari perasaan kita akan bertentangan dengan pikiran. Itu normal. Mendengarkan perasaan Anda adalah seperti mendengarkan semua saksi dalam kasus persidangan. Hanya dengan mengakui semua bukti, Anda akan dapat mencapai keputusan terbaik.
- Dengarkan tubuh Anda. Pusing di kepala saat bekerja mungkin merupakan petunjuk bahwa pekerjaan Anda adalah sumber stres. Sebuah detak jantung yang cepat ketika Anda akan menemui seorang gadis dan mengajaknya berkencan, mungkin merupakan petunjuk bahwa ini akan menjadi “sebuah hal yang nyata.” Dengarkan tubuh Anda dengan sensasi dan perasaan, bahwa sinyal mereka memungkinkan Anda untuk mendapatkan kekuatan nalar.
- Jika Anda tidak tahu bagaimana perasaan Anda, mintalah bantuan orang lain. Banyak orang jarang menyadari bahwa orang lain dapat menilai bagaimana perasaan kita. Mintalah seseorang yang kenal dengan Anda (dan yang Anda percaya) bagaimana mereka melihat perasaan Anda. Anda akan menemukan jawaban yang mengejutkan, baik dan mencerahkan.
- Masuk ke alam bawah sadar Anda. Bagaimana Anda lebih menyadari perasaan bawah sadar Anda? Coba asosiasi bebas. Dalam keadaan santai, biarkan pikiran Anda berkeliaran dengan bebas. Anda juga bisa melakukan analisis mimpi. Jauhkan notebook dan pena di sisi tempat tidur Anda dan mulai menuliskan impian Anda segera setelah Anda bangun. Berikan perhatian khusus pada mimpi yang terjadi berulang-ulang atau mimpi yang melibatkan kuatnya beban emosi.
- Tanyakan pada diri Anda: Apa yang saya rasakan saat ini. Mulailah dengan menilai besarnya kesejahteraan yang anda rasakan pada skala 0 dan 100 dan menuliskannya dalam buku harian. Jika perasaan Anda terlihat ekstrim pada suatu hari, luangkan waktu satu atau dua menit untuk memikirkan hubungan antara pikiran dengan perasaan Anda.
- Tulislah pikiran dan perasaan Anda ketika sedang menurun. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa dengan menuliskan pikiran dan perasaan dapat sangat membantu mengenal emosi Anda. Sebuah latihan sederhana seperti ini dapat dilakukan beberapa jam per minggu.
- Tahu kapan waktu untuk kembali melihat keluar. Ada saatnya untuk berhenti melihat ke dalam diri Anda dan mengalihkan fokus Anda ke luar. Kecerdasan emosional tidak hanya melibatkan kemampuan untuk melihat ke dalam, tetapi juga untuk hadir di dunia sekitar Anda.
Galau Dilihat dari Sisi Psikologi
Galau Dilihat dari Sisi Psikologi, Psikologi Zone – Galau, sudah tidak asing lagi didengar oleh kalangan remaja
hingga dewasa awal. Bila diperhatikan, tidak jarang kita menemui status
facebook atau twitter yang berisi kegalauan dari pemilik akun. Biasanya
mereka menunjukkan kegalauan dengan status mengeluh, menunjukkan diri
sedang resah, bingung, dan pikiran kacau. Bagaimana sebenarnya galau
dilihat dari sisi psikologi? Apakah ini termasuk gangguan atau tidak?
Galau dalam KBBI memiliki persamaan kata dengan kacau pikiran, bimbang, bingung, cemas dan gelisah. Kata galau akan lebih tepat bila disebut bimbang, namun pengertiannya lebih pada arah bentuk kecemasan seseorang.
Kecemasan adalah perasaan tak nyaman berupa rasa gelisah, takut, atau khawatir yang merupakan manifestasi dari faktor psikologis dan fisiologis. Kecemasan dalam kadar normal merupakan reaksi atas stress yang muncul guna membantu seseorang dalam merespon situasi yang sulit.
Kecemasan dapat dimasukkan dalam teori psikoanalisis. Freud mengatakan kecemasan berkembang dari konflik antara sistem id, ego dan superego tentang sistem kontrol atas energi psikis yang ada.
http://www.psikologizone.com/galau-dilihat-dari-sisi-psikologi/065113979
Galau dalam KBBI memiliki persamaan kata dengan kacau pikiran, bimbang, bingung, cemas dan gelisah. Kata galau akan lebih tepat bila disebut bimbang, namun pengertiannya lebih pada arah bentuk kecemasan seseorang.
Kecemasan adalah perasaan tak nyaman berupa rasa gelisah, takut, atau khawatir yang merupakan manifestasi dari faktor psikologis dan fisiologis. Kecemasan dalam kadar normal merupakan reaksi atas stress yang muncul guna membantu seseorang dalam merespon situasi yang sulit.
Kecemasan dapat dimasukkan dalam teori psikoanalisis. Freud mengatakan kecemasan berkembang dari konflik antara sistem id, ego dan superego tentang sistem kontrol atas energi psikis yang ada.
- Kecemasan realita adalah rasa takut akan bahaya yang datang dari dunia luar dan derajat kecemasan semacam itu sangat tergantung kepada besarnya ancaman.
- Kecemasan neurotik adalah rasa takut bila instink atau keinginan pribadi akan keluar jalur dan menyebabkan sesorang berbuat sesuatu yang tidak diinginkan.
- Kecemasan moral adalah rasa takut terhadap hati nuraninya sendiri. Orang yang hati nuraninya cukup berkembang cenderung merasa bersalah apabila berbuat sesuatu yang bertentangan dengan norma moral.
- Mengubah dorongan kecemasan pada bentuk perilaku lain yang lebih positif.
- Carilah sesuatu bidang yang dapat membuat kamu bisa lebih berprestasi, diperhatikan, dan disukai.
- Tekanlah perasaan itu dengan alasan yang rasional dan utarakan di waktu yang tepat.
- Carilah sebab yang “masuk akal” untuk menjelaskan kenapa hal ini terjadi pada kamu, ini untuk menghindari kecemasan yang tanpa alasan realistis.
- Cobalah untuk menceritakan pada orang lain perasaan dan masalah kamu agar lebih jelas sebab yang menimbulkan kecemasan itu.
http://www.psikologizone.com/galau-dilihat-dari-sisi-psikologi/065113979
Ajari Aku Cinta
Cinta kau tebarkan di hatiku
Rasa di hati kecilku
Semua indah saat kau denganku
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
Ajari aku untuk cinta, ajari aku untuk setia
Kau beri aku bahagia dalam hidupku
Kau luluhkan hati yang beku, kau sembuhkan hati terluka
Ikhlas kau lakukan untukku
Cinta kau tebarkan di hatiku
Rasa di hati kecilku
Semua indah saat kau denganku
Ajari aku untuk cinta, ajari aku untuk setia
Kau beri aku bahagia dalam hidupku
Kau luluhkan hati yang beku, kau sembuhkan hati terluka
Ikhlas kau lakukan untukku, semua demi cinta (semua demi cinta)
Jangan pernah, jangan berpisah
Sampai menutup mata (sampai menutup mata)
Kau luluhkan hati yang beku, kau sembuhkan hati terluka
Ikhlas kau lakukan untukku
Ajari aku untuk cinta, ajari aku untuk setia
Kau beri aku bahagia dalam hidupku
Kau luluhkan hati yang beku, kau sembuhkan hati terluka
Ikhlas kau lakukan untukku, ikhlas kau lakukan untukku
Semua demi cinta ooh
http://liriklaguindonesia.net/maudy-ayunda-ajari-aku-cinta.htm
Rasa di hati kecilku
Semua indah saat kau denganku
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
Ajari aku untuk cinta, ajari aku untuk setia
Kau beri aku bahagia dalam hidupku
Kau luluhkan hati yang beku, kau sembuhkan hati terluka
Ikhlas kau lakukan untukku
Cinta kau tebarkan di hatiku
Rasa di hati kecilku
Semua indah saat kau denganku
Ajari aku untuk cinta, ajari aku untuk setia
Kau beri aku bahagia dalam hidupku
Kau luluhkan hati yang beku, kau sembuhkan hati terluka
Ikhlas kau lakukan untukku, semua demi cinta (semua demi cinta)
Jangan pernah, jangan berpisah
Sampai menutup mata (sampai menutup mata)
Kau luluhkan hati yang beku, kau sembuhkan hati terluka
Ikhlas kau lakukan untukku
Ajari aku untuk cinta, ajari aku untuk setia
Kau beri aku bahagia dalam hidupku
Kau luluhkan hati yang beku, kau sembuhkan hati terluka
Ikhlas kau lakukan untukku, ikhlas kau lakukan untukku
Semua demi cinta ooh
http://liriklaguindonesia.net/maudy-ayunda-ajari-aku-cinta.htm
Ketika Hati harus Memilih
KETIKA HATI HARUS MEMILIH
oleh: Shavira Novi Safitri
Rasa bersalah dan penyesalan terhadapmu masih saja menghantuiku. Sedetikpun aku tak kuasa menghilangkan bayangan-bayanganmu, dan itu sangat menggangguku. Mungkin inilah karma yang aku dapatkan setelah aku melakukan kesalahan terbesar kepadamu. Kesalahan yang seharusnya tidak aku lakukan. Kesalahan yang merubah seluruh alur kehidupanku.
Yaaa, hidupku berubah sejak saat itu. Sejak aku menyadari aku telah mensia-siakan seseorang yang sangat mencintaiku. Tapi, inilah hidup dan aku harus terus menjalaninya walau seberat apapun. Aku harus terus berjalan.
“ Morning, Princess ? Udah siap berangkat ? “ sapa Vino pagi itu, saat dia menjemputku untuk pergi ke sekolah bersama.
“ Morning too, My Price. “ balasku dengan senyuman tak kalah indahnya.
Setiap pagi aku di jemput oleh Vino untuk berangkat sekolah bersama, karena memang kita satu sekolah. Vino adalah cowok yang sangat pengertian dan sabar, dia selalu bisa membuatku merasa nyaman bila dekat dengannya, Vino juga sangat menyayangiku, aku tau itu, karena dia selalu berusaha menjagaku. Selama kurang lebih 1 tahun kami pacaran, kita jarang sekali bertengkar, jika memang aku lagi bĂȘte dia selalu bisa menghiburku, jika ada masalah dia juga selalu bisa menyelesaikannya dengan kepala dingin, tidak seperti aku yang susah mengendalikan emosi. Dia juga pintar, di sekolah Vino adalah salah satu siswa yang cerdas. Kadang aku minder jika melihat dia bisa dengan mudahnya menyelesaikan soal yang aku anggap sangat sulit. Tapi sayangnya, banyak orang yang memandang Vino sangat cupu, mungkin karena dia memang tidak bergaul dengan orang-orang popular di sekolah, dia juga bukan cowok yang fashionable. Tapi, dia tetap yang terbaik buat aku.
“ Liat ntar ya, Niss. Aku gak tau soalnya Vino bisa apa gak. “
“ Sekali-sekali gak usah sama Vino gak papa kali, Tit. Lagian Vino juga gak mungkin bisa, kan di pikiran dia belajar melulu isinya. “
“ Iya kan emang itu yang lebih penting. Aku belajar bareng Vino ajalah, Niss. Maaf yaa. “
“ Ahh… Gak asik nih. Kamu sih, Tit. Pake pacaran sama si kutu buku itu. Ya udah deh terserah kamu. “ kata Anissa kesal
“ Maaf deh, Niss. Lain kali aku janji bakal ikut acara kamu deh. “
Anissa adalah sahabatku dari SMP. Dari kita kenal sampai saat ini kita baru sekali gak sependapat. Pendapat kita selalu beda tentang Vino, Anissa selalu menganggap aku salah memutuskan untuk jadian dengan Vino, karena menurut dia Vino itu kutu buku yang ngebosenin banget dan gaya dia juga sangat biasa aja. Tapi bagaimanapun Vino tetap yang teristimewa menurutku.
“ Tita, bagi PR matematikanya dong. Kamu pasti udah selese kan ? “ kata Anissa sambil nyengir kuda.
“ Yee… Dasar ! Baru aja sewot ke aku sekarang malah mau nyontek PR. Kalo aku yoo malu toh, Niss “ kataku pada Anissa, memang aku dengan Nissa gak bisa lama-lama sewot-sewotan gini. Hehehe :D
“ Hehehehe. Udah deh buruan, sepuluh menit lagi udah bell, aku tak buru-buru nyontek PR kamu “
Jam pertama hari ini adalah Matematika, satu dari seabrek pelajaran yang membuat kepalaku hampir pecah. Tapi untung saja aku punya cowok pinter, jadi setidaknya bebanku di beberapa mata pelajaran itu sedikit berkurang sejak aku jalan dengannya. Baru kali ini aku pacaran dengan seseorang dan dia bisa bikin nilai aku terangkat. Sambil menyelam minum air lah, ya pacaran, ya belajar. Bisa ngirit juga, karena gak perlu bayar guru private lagi. Hehehehe :p
“ Sayang, hafalin dulu dong Hukum-hukum newtonnya. Kalo kamunya hafal, soal-soal ini pasti gampang kok. “
“ Iya-iya. “
“ Kalo kamu gak hafal soal-soal itu gak bakalan bisa kamu kerjain, karena dasarnya ada di situ. “ kata Vino bak seorang guru.
“ Iya-ya, bawel “ jawabku sedikit sewot.
“ Sayang. “
“ Apa lagi sih ? Katanya di suruh ngafalin, tapi kamunya ganggu terus. “
Saat aku menoleh ke arahnya, ku lihat Vino menatap mataku tajam. Jujur, aku sampai berkeringat di tatap seperti itu. Selama kita jalan, baru kali ini Vino memandangku seperti itu, apa ada yang salah dari aku ? Aku rasa tidak. Wajahnya semakin mendekat ke wajahku, apa dia akan… Ahh, aku tak tau, yang jelas saat ini aku gugup sekali. Semakin lama wajah Vino semakin mendekat, dan…
“ Love You, Tita. I will always love you. “
Haaa…. Rasanya aku pengen teriak sekenceng-kencengnya. Dasar Vino, aku udah hampir pingsan di tatap seperti itu, ternyata dia cuma nyium keningku dan ngomong gitu. Huft
But, I’m soo happy, cara dia kali ini romantis banget menurutku, baru kali ini Vino seperti itu padaku. Karena emang dasarnya dia bukan cowok romantis, jadi dengan seperti itu saja udah luar biasa banget. Hehehehehe :D
“ Love you too, Honey. I believe you. “ balasku padanya setelah terbengong-bengong sebentar.
“ Udah deh lanjut lagi hafalanya. “
Malam ini lumayan istimewa buat aku, Vino udah lumayan romantic. Hehehehehe
Emang norak sih, tapi memang baru kali ini Vino seperti itu, jadi wajarkan kalo aku ngerasa itu istimewa. Tatapan dia tapi indah banget, keliatan banget ketulusan dia saat itu. Jujur, itu membuat aku semakin sayang sama dia.
“ Lolos apa sih, sayang ? “ aku benar-benar kaget saat itu, karena Vino tiba-tiba datang dan memelukku, gak biasanya dia seperti ini. Lebih-lebih kalo di sekolah.
“ Aku masuk nominasi siswa yang mau dapet beasiswa kuliah di Oxford Univesity. Itu udah aku cita-citain dari dulu, sayang. “
“ Serius ? Selamat ya sayang, aku ikut seneng. “
“ Makasih ya, sayang. Tapi, aku harus lolos satu seleksi lagi buat bisa bener-bener dapetin beasiswa itu. Harus makin serius belajar nih, sayang. “
“ Iya aku tau, aku dukung kamu terus kok, sayang. Ehh, pulang yuk. Keburu ujan nih. “
Kamipun berjalan menuju parkiran. Hari ini senyum Vino tak pernah hilang, aku tau hari ini sangat istimewa buat dia. Tinggal selangkah lagi dia dapetin beasiswa impian itu, setelah bergelut dengan ribuan pelajar yang mengikuti seleksi dari awal. Aku turut senang mendengar kabar itu, walau secara gak langsung ini jelas akan sangat mengurangi waktuku dengan dia. Karena Vino pasti akan lebih banyak menyisihkan waktu untuk belajar, dan aku hanya bisa mendukung Vino untuk hal ini.
Tak beberapa Nissa membalas pesanku.
Kali ini aku langsung meng-iya-kan ajakan dari Nissa, karena memang besok aku gak ada acara. Aku gak ngarep Vino bakal ngajak aku jalan, karena dia terlalu sibuk dengan belajarnya dan seakan lupa denganku. Jujur, sebenernya aku kangen sama Vino, kenapa dia seakan lupa sama aku. Semoga saja dia hanya terlalu sibuk belajar dan setelah test dia akan kembali seperti dulu.
“ Niss, kamu nyari apaan sih ? 2 jam kita ini muter-muter disini, aku kesel non. “
“ Yee, kamu kan uda lama gak nemenin aku, baru segini aja udah ngamuk. Huuu… “
“ Kaki aku uda pegel nih. “
“ Yaweslah, nongkrong di kafe depan aja ya ? Sambil nunggu temenku yang lain. “
Legaaa. Akhirnya bisa duduk juga setelah lama muter-muter nemenin si Nissa. Hari cuaca lumayan panas, keadaan disini juga cukup ramai. Mungkin orang-orang pada mikir kalo sekarang ini adalah saat yang tepat untuk keluar rumah, karena memang akhir-akhir ini Malang selalu diguyur hujan.
“ Tita, kenalin nih temen aku, Rendy. “ kata Nissa membuyarkan lamunanku, aku baru sadar kalo ternyata ada orang yang datang.
“ Ohh, iya. Aku Tita.” Aku menerima jabatan tangan Rendy, aku baru tau kalo di Nissa punya temen cakep. Rendy cool banget. Hehehehehehe :p
“ Ren, ini nih Tita. Sahabat aku dari SMP yang sering aku certain ke kamu. “
“ Ohh, iyaa. “ jawab Rendy singkat.
“ Rendy ini kakak kelas aku waktu SD dulu, Tit. Dia juga tetangga aku, tapi pas SMP dia pindah ke Bali ngikut ortunya. Sekarang lagi kuliah di UB. “ Nissa nyerocos aja tuh ngenalin si Rendy ke aku, kalo gini gayanya udah kaya sales kosmetik. Aku Cuma bisa ber” Ho-oh “ ria. Hehehehehe :D
“ Ehh, aku ke toilet dulu ya ? Ren, jagain Tita, jangan sampe kabur. “ kata Nissa sambil nyengir, dasar tuh bocah,emang aku kucinng apa harus dijagain biar gak kabur.
“ Btw, Tita rumanya dimana sih ? “
“ Rumah aku ada di Jln. Duku. Kamu sendiri ? Nge-kost disini ? “
“ Iya, aku nge-kost dideket kampus, kapan-kapan aku boleh ya main ke rumah kamu ? “
“ Boleh kok. “ kataku sambil tersenyum.
Obrolan kami terus mengalir, ternyata Rendy anaknya bener-bener asik. Kita baru kenal beberapa jam aja udah bisa ngobrol selancar ini dan nyambung banget. Dianya cakep juga lagi. Hehehehe :D. Tapi, ini hanya sekedar mengagumi saja, gimanapun aku tetep sayang sama Vino, kekasihku yang kini sedang tenggelam dalam keseriusannya mengejar cita-cita.
“ Tit, Ren, pulang yuk ? Udah sore nih. “ ajak Nissa setelah kembali dari toilet.
Aku hanya mengangguk meng-iya-kan. Tapi sebelum pulang aku sudah sempat bertukar nomer hp dengan Rendy. Mungkin untuk akhir-akhir ini Rendy bisa menemaniku saat Vino sedang sibuk.
Aku segera membalas pesan dari Rendy, malam ini aku lebih beruntung rupanya, karena Rendy bisa menemaniku walau hanya lewat sms. Sampai sekitar jam 10 malam kita sms-an. Rendy ngajakin aku jalan ber-dua. Sebenernya aku ingin menolak karena takut melukai Vino jika dia tau aku jalan sama cowok lain. Tapi, aku gak bisa nolak ajakan dari Rendy karena memang sejujurnya aku pengen banget jalan-jalan. Akhirnya aku meng-iya-kan ajakan dari Rendy.
“ Tita. “
“ Apa, Ren ? “
“ Kamu cantik hari ini, makasih ya udah mau nemenin aku kesini. “
“ Seharusnya aku yang bilang makasih, karena kamu udah bikin aku seneng hari ini, Ren. “ balasku sambil tersenyum.
Malam ini, aku jalan lagi sama Rendy. Ke Bukit Bintang, tempat favorit kita.
“ Tita, boleh aku ngmong sesuatu ? “
“ Ngomong aja, Ren. “
“ Tit, kamu mau gak jadi cewekku ? “
Jleb ! Aku gak percaya Rendy berani nembak aku, padahal dia tau kalo aku masih jalan sama Vino.
“ Aku tau Tita kalo kamu masih punya Vino, tapi jujur, aku gak bisa nutupin perasaan ini. Dari awal kita ketemu aku udah suka sama kamu. Mungkin ini konyol, tapi aku rela kok jadi yang kedua. “
Kata-kata Rendy barusan bener-bener buat aku shock, aku gak nyangka kalo dia bisa ngomong kayak gitu.
“ Ren, kalo aku boleh jujur, sebenarnya aku juga sayangsama kamu. Tapi aku bingung, aku masih punya Vino, dan aku susah buat mutusin dia karena dia memang gak ada salah. Apa kamu bener-bener gak papa jadi yang kedua ? “
“ Apapun aku rela, Tit. Asal aku bisa sama kamu. “
Handphoneku bordering, saat kulihat ternyata itu dari Vino. Degup jantung semakin kencang saja, aku mengangkat telfon Vino.
“ Sayang, sepuluh menit lagi aku sampai di rumah kamu. Aku mau ngajak kamu jalan, maaf ngedadak karena aku mau ngasih surprise. “
Aku tak dapat berkata apa-apa, aku bingung karena aku sayang keduanya.
“ Sayang, halo ? Tita sayang, kamu gak papa kan ? “
Klik ! Aku memutus telfon dari Vino dan segera mengirim sebuah sms.
Saat aku mengirim pesan itu rasa hatiku sungguh berkecamuk. Aku harus memilih salah satu dari mereka. Aku memang harus membuat luka pada salah satu dari mereka, tapi inilah keputusanku. Aku memilih Rendy, dia yang selalu menemaniku selama ini.
“ Ren, sekarang aku cuma milik kamu. “ ucapku sambil tersenyum pada Rendy.
“ Makasih, sayang. Aku janji bakal selalu jaga kamu. “
Tak berapa lama handphoneku kembali berbunyi, tapi sama sekali tak ku hiraukan. Aku yakin itu pasti Vino. Aku sengaja mengabaikannya agar aku tak lagi goyah dengan keputusanku. Aku takut aku akan kembali bimbang jika memdengar suara Vino lagi. Namun, handphoneku tak berhenti berdering, dan akhirnya aku mencoba melihat sapa yang menghubungiku, ternyata Anissa.
“ Tita, kamu dimana ? Vino kecelakaan, buruan ke rumah sakit. Kondisi dia parah banget. “
Aku segera mengajak Rendy ke Rumah Sakit. Perasaanku saat ini sangat kacau. Aku merasa sangat bersalah pada Vino, gak seharusnya aku mengatakan hal seperti tadi itu saat dia sedang mengendarai motor. Kenapa aku tadi gak mikir akibatnya sampai sejauh ini. Aku tak sanggup membendung air mataku.
Saat aku sampai di Rumah Sakit, aku melihat Anissa dan keluarga Vino, teman-teman satu kelasnya juga ada disana. Aku merasa sangat bodoh karena tak memikirkan apa yang terjadi akibat keputusanku tadi.
Tak berapa lama seorang Dokter keluar dari ruangan tempat Vino di rawat. Orang tua Vino segara menghampirinya.
“ Dok, bagaimana anak saya ? Dia baik-baik saja kan ? “
“ Benturan yang terjadi di kepalanya sangat parah. Dan kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Maaf, anak ibu tak bisa kami selamatkan, “
Kata-kata dokter barusan benar-benar seperti sambaran petir bagiku. Aku tak percaya dengan ini semua, aku telah membuat Vino menjadi seperti ini. Aku merasa ini semua salahku, aku merasa sangat bersalah, aku bodoh, dan aku sangat jahat pada Vino.
Sebuah sms masuk ke handphoneku, dari Vino. Balasan dari sms yang aku kirim tadi, pesan yang dia tulis sebelum kecelakaan itu terjadi yang sempat pending dan baru baru terkirim sekarang.
Pesan ini benar-benar membuatku sesak, aku sangat bodoh karena aku telah menyia-nyiakan seseorang yang telah sangat tulus mencintai aku. Aku benar-benar menjadi cewek yang sangat beruntung telah mendapat cinta tulus dari Vino, tapi apa yang aku lakukan. Aku membuat dia sakit hati dan akhirnya mengalami kecelakaan yang merenggut nyawanya, yang merenggut semua cita-cita dia. Aku tak kuasa menghadapi semua kenyataan ini, kenyataan bahwa Vino sangat tulus mencintaiku dan aku telah menyakiti dia. Dalam sekejap semua terasa gelap dan menghilang…
Sekarang tak ada yang bisa aku lakukan, semua sudah terlambat. Hanya tangis penyesalan yang terus terurai atas kepergian seseorang yang sebenarnya sangat aku cintai dan itu semua karena kesalahan terbodoh yang aku lakukan.
oleh: Shavira Novi Safitri
Rasa bersalah dan penyesalan terhadapmu masih saja menghantuiku. Sedetikpun aku tak kuasa menghilangkan bayangan-bayanganmu, dan itu sangat menggangguku. Mungkin inilah karma yang aku dapatkan setelah aku melakukan kesalahan terbesar kepadamu. Kesalahan yang seharusnya tidak aku lakukan. Kesalahan yang merubah seluruh alur kehidupanku.
Yaaa, hidupku berubah sejak saat itu. Sejak aku menyadari aku telah mensia-siakan seseorang yang sangat mencintaiku. Tapi, inilah hidup dan aku harus terus menjalaninya walau seberat apapun. Aku harus terus berjalan.
*****
Aku
Titania Putri. Siswi salah satu SMA terkenal di kotaku tercinta Malang.
Kota yang sejuk dan terkenal dengan apelnya. Ada yang bilang juga,
Malang adalah kotanya para pelajar. Kota yang damai dan sangat nyaman.
Yaa, hidupku memang bisa di bilang sempurna menurut versiku, aku
memiliki orang tua yang sangat mengerti aku, teman-teman yang baik, dan
seorang kekasih yang sangat menyayangiku, Vino. Meskipun banyak teman
yang bilang cowokku ini adalah cowok cupu, but I think he is a perfect
boy. “ Morning, Princess ? Udah siap berangkat ? “ sapa Vino pagi itu, saat dia menjemputku untuk pergi ke sekolah bersama.
“ Morning too, My Price. “ balasku dengan senyuman tak kalah indahnya.
Setiap pagi aku di jemput oleh Vino untuk berangkat sekolah bersama, karena memang kita satu sekolah. Vino adalah cowok yang sangat pengertian dan sabar, dia selalu bisa membuatku merasa nyaman bila dekat dengannya, Vino juga sangat menyayangiku, aku tau itu, karena dia selalu berusaha menjagaku. Selama kurang lebih 1 tahun kami pacaran, kita jarang sekali bertengkar, jika memang aku lagi bĂȘte dia selalu bisa menghiburku, jika ada masalah dia juga selalu bisa menyelesaikannya dengan kepala dingin, tidak seperti aku yang susah mengendalikan emosi. Dia juga pintar, di sekolah Vino adalah salah satu siswa yang cerdas. Kadang aku minder jika melihat dia bisa dengan mudahnya menyelesaikan soal yang aku anggap sangat sulit. Tapi sayangnya, banyak orang yang memandang Vino sangat cupu, mungkin karena dia memang tidak bergaul dengan orang-orang popular di sekolah, dia juga bukan cowok yang fashionable. Tapi, dia tetap yang terbaik buat aku.
*****
“ Tit, ntar malem dateng kan ke partynya Vega ? “ Tanya Anissa padaku saat aku baru saja masuk kelas.“ Liat ntar ya, Niss. Aku gak tau soalnya Vino bisa apa gak. “
“ Sekali-sekali gak usah sama Vino gak papa kali, Tit. Lagian Vino juga gak mungkin bisa, kan di pikiran dia belajar melulu isinya. “
“ Iya kan emang itu yang lebih penting. Aku belajar bareng Vino ajalah, Niss. Maaf yaa. “
“ Ahh… Gak asik nih. Kamu sih, Tit. Pake pacaran sama si kutu buku itu. Ya udah deh terserah kamu. “ kata Anissa kesal
“ Maaf deh, Niss. Lain kali aku janji bakal ikut acara kamu deh. “
Anissa adalah sahabatku dari SMP. Dari kita kenal sampai saat ini kita baru sekali gak sependapat. Pendapat kita selalu beda tentang Vino, Anissa selalu menganggap aku salah memutuskan untuk jadian dengan Vino, karena menurut dia Vino itu kutu buku yang ngebosenin banget dan gaya dia juga sangat biasa aja. Tapi bagaimanapun Vino tetap yang teristimewa menurutku.
“ Tita, bagi PR matematikanya dong. Kamu pasti udah selese kan ? “ kata Anissa sambil nyengir kuda.
“ Yee… Dasar ! Baru aja sewot ke aku sekarang malah mau nyontek PR. Kalo aku yoo malu toh, Niss “ kataku pada Anissa, memang aku dengan Nissa gak bisa lama-lama sewot-sewotan gini. Hehehe :D
“ Hehehehe. Udah deh buruan, sepuluh menit lagi udah bell, aku tak buru-buru nyontek PR kamu “
Jam pertama hari ini adalah Matematika, satu dari seabrek pelajaran yang membuat kepalaku hampir pecah. Tapi untung saja aku punya cowok pinter, jadi setidaknya bebanku di beberapa mata pelajaran itu sedikit berkurang sejak aku jalan dengannya. Baru kali ini aku pacaran dengan seseorang dan dia bisa bikin nilai aku terangkat. Sambil menyelam minum air lah, ya pacaran, ya belajar. Bisa ngirit juga, karena gak perlu bayar guru private lagi. Hehehehe :p
*****
Malam ini
Vino datang ke rumahku. Karena aku besok ada ulangan fisika, dia sengaja
aku ajak belajar bersama. Meskipun kita sebenernya gak satu kelas sih.
Selama pacaran dengan dia memang acara nge-date kita selalu identik
dengan belajar bareng, beda banget sama yang lain.“ Sayang, hafalin dulu dong Hukum-hukum newtonnya. Kalo kamunya hafal, soal-soal ini pasti gampang kok. “
“ Iya-iya. “
“ Kalo kamu gak hafal soal-soal itu gak bakalan bisa kamu kerjain, karena dasarnya ada di situ. “ kata Vino bak seorang guru.
“ Iya-ya, bawel “ jawabku sedikit sewot.
“ Sayang. “
“ Apa lagi sih ? Katanya di suruh ngafalin, tapi kamunya ganggu terus. “
Saat aku menoleh ke arahnya, ku lihat Vino menatap mataku tajam. Jujur, aku sampai berkeringat di tatap seperti itu. Selama kita jalan, baru kali ini Vino memandangku seperti itu, apa ada yang salah dari aku ? Aku rasa tidak. Wajahnya semakin mendekat ke wajahku, apa dia akan… Ahh, aku tak tau, yang jelas saat ini aku gugup sekali. Semakin lama wajah Vino semakin mendekat, dan…
“ Love You, Tita. I will always love you. “
Haaa…. Rasanya aku pengen teriak sekenceng-kencengnya. Dasar Vino, aku udah hampir pingsan di tatap seperti itu, ternyata dia cuma nyium keningku dan ngomong gitu. Huft
But, I’m soo happy, cara dia kali ini romantis banget menurutku, baru kali ini Vino seperti itu padaku. Karena emang dasarnya dia bukan cowok romantis, jadi dengan seperti itu saja udah luar biasa banget. Hehehehehe :D
“ Love you too, Honey. I believe you. “ balasku padanya setelah terbengong-bengong sebentar.
“ Udah deh lanjut lagi hafalanya. “
Malam ini lumayan istimewa buat aku, Vino udah lumayan romantic. Hehehehehe
Emang norak sih, tapi memang baru kali ini Vino seperti itu, jadi wajarkan kalo aku ngerasa itu istimewa. Tatapan dia tapi indah banget, keliatan banget ketulusan dia saat itu. Jujur, itu membuat aku semakin sayang sama dia.
*****
“ Sayaaang, aku lolos. “ kata Vino mengagetkanku seraya memelukku.“ Lolos apa sih, sayang ? “ aku benar-benar kaget saat itu, karena Vino tiba-tiba datang dan memelukku, gak biasanya dia seperti ini. Lebih-lebih kalo di sekolah.
“ Aku masuk nominasi siswa yang mau dapet beasiswa kuliah di Oxford Univesity. Itu udah aku cita-citain dari dulu, sayang. “
“ Serius ? Selamat ya sayang, aku ikut seneng. “
“ Makasih ya, sayang. Tapi, aku harus lolos satu seleksi lagi buat bisa bener-bener dapetin beasiswa itu. Harus makin serius belajar nih, sayang. “
“ Iya aku tau, aku dukung kamu terus kok, sayang. Ehh, pulang yuk. Keburu ujan nih. “
Kamipun berjalan menuju parkiran. Hari ini senyum Vino tak pernah hilang, aku tau hari ini sangat istimewa buat dia. Tinggal selangkah lagi dia dapetin beasiswa impian itu, setelah bergelut dengan ribuan pelajar yang mengikuti seleksi dari awal. Aku turut senang mendengar kabar itu, walau secara gak langsung ini jelas akan sangat mengurangi waktuku dengan dia. Karena Vino pasti akan lebih banyak menyisihkan waktu untuk belajar, dan aku hanya bisa mendukung Vino untuk hal ini.
*****
Vino udah gak
bisa sesering dulu nemenin aku. Karena dia lagi sibuk belajar untuk
test lanjutan itu. Sms-an pun sepertinya susah, jika aku sms hanya
sekali atau dua kali dia membalas, setelah itu selesai. Aku jadi merasa
jauh dengan dia, tidak seperti dulu lagi. Kadang aku kangen saat-saat
seperti dulu, saat kita bisa belajar bareng, tapi sekarang dia sudah
terlalu sibuk. Weekend kali ini juga jadi garing banget, malem minggu
yang biasanya di temenin Vino, sekarang jadi acara galau-galauan di
dalem kamar sambil ngedengerin music. Bosen di rumah aku coba sms-in
Anissa, sapa tau dia bisa nemenin aku.To : Nissa
Non, ngpain ?
bsen nih d ruma…
Tak beberapa Nissa membalas pesanku.
From : Nissa
Kagak ngpa*.in non…
K.spi.an yaa ? :p
Ehh, bsok ikut ak yokk, ke Matos cari sesuatu…
:D
Kali ini aku langsung meng-iya-kan ajakan dari Nissa, karena memang besok aku gak ada acara. Aku gak ngarep Vino bakal ngajak aku jalan, karena dia terlalu sibuk dengan belajarnya dan seakan lupa denganku. Jujur, sebenernya aku kangen sama Vino, kenapa dia seakan lupa sama aku. Semoga saja dia hanya terlalu sibuk belajar dan setelah test dia akan kembali seperti dulu.
*****
Udah hampir 2
jam aku muter-muter Matos dengan Nissa siang ini. Kaki aku rasanya udah
keriting, tapi Nissa sampai sekarang belum juga nemu barang yang di
cari.“ Niss, kamu nyari apaan sih ? 2 jam kita ini muter-muter disini, aku kesel non. “
“ Yee, kamu kan uda lama gak nemenin aku, baru segini aja udah ngamuk. Huuu… “
“ Kaki aku uda pegel nih. “
“ Yaweslah, nongkrong di kafe depan aja ya ? Sambil nunggu temenku yang lain. “
Legaaa. Akhirnya bisa duduk juga setelah lama muter-muter nemenin si Nissa. Hari cuaca lumayan panas, keadaan disini juga cukup ramai. Mungkin orang-orang pada mikir kalo sekarang ini adalah saat yang tepat untuk keluar rumah, karena memang akhir-akhir ini Malang selalu diguyur hujan.
“ Tita, kenalin nih temen aku, Rendy. “ kata Nissa membuyarkan lamunanku, aku baru sadar kalo ternyata ada orang yang datang.
“ Ohh, iya. Aku Tita.” Aku menerima jabatan tangan Rendy, aku baru tau kalo di Nissa punya temen cakep. Rendy cool banget. Hehehehehehe :p
“ Ren, ini nih Tita. Sahabat aku dari SMP yang sering aku certain ke kamu. “
“ Ohh, iyaa. “ jawab Rendy singkat.
“ Rendy ini kakak kelas aku waktu SD dulu, Tit. Dia juga tetangga aku, tapi pas SMP dia pindah ke Bali ngikut ortunya. Sekarang lagi kuliah di UB. “ Nissa nyerocos aja tuh ngenalin si Rendy ke aku, kalo gini gayanya udah kaya sales kosmetik. Aku Cuma bisa ber” Ho-oh “ ria. Hehehehehe :D
“ Ehh, aku ke toilet dulu ya ? Ren, jagain Tita, jangan sampe kabur. “ kata Nissa sambil nyengir, dasar tuh bocah,emang aku kucinng apa harus dijagain biar gak kabur.
“ Btw, Tita rumanya dimana sih ? “
“ Rumah aku ada di Jln. Duku. Kamu sendiri ? Nge-kost disini ? “
“ Iya, aku nge-kost dideket kampus, kapan-kapan aku boleh ya main ke rumah kamu ? “
“ Boleh kok. “ kataku sambil tersenyum.
Obrolan kami terus mengalir, ternyata Rendy anaknya bener-bener asik. Kita baru kenal beberapa jam aja udah bisa ngobrol selancar ini dan nyambung banget. Dianya cakep juga lagi. Hehehehe :D. Tapi, ini hanya sekedar mengagumi saja, gimanapun aku tetep sayang sama Vino, kekasihku yang kini sedang tenggelam dalam keseriusannya mengejar cita-cita.
“ Tit, Ren, pulang yuk ? Udah sore nih. “ ajak Nissa setelah kembali dari toilet.
Aku hanya mengangguk meng-iya-kan. Tapi sebelum pulang aku sudah sempat bertukar nomer hp dengan Rendy. Mungkin untuk akhir-akhir ini Rendy bisa menemaniku saat Vino sedang sibuk.
*****
Malam ini
lagi-lagi aku sendirian di kamar, hanya di temani dengan alunan lagu Dan
Tak Mungkin dari Agnes Monica. Saat lagi asik dengerin musik tiba-tiba
handphoneku berbunyi, aku kira itu pesan dari Vino, tapi ternyata bukan
itu Rendy.From : Rendy
Malem Titaaa
:D
Aku segera membalas pesan dari Rendy, malam ini aku lebih beruntung rupanya, karena Rendy bisa menemaniku walau hanya lewat sms. Sampai sekitar jam 10 malam kita sms-an. Rendy ngajakin aku jalan ber-dua. Sebenernya aku ingin menolak karena takut melukai Vino jika dia tau aku jalan sama cowok lain. Tapi, aku gak bisa nolak ajakan dari Rendy karena memang sejujurnya aku pengen banget jalan-jalan. Akhirnya aku meng-iya-kan ajakan dari Rendy.
*****
Malam itu
datang Rendy menjemptku ke rumah tepat pukul 7 malam, aku tak tau dia
akan mengajakku kemana, kata dia sih Cuma ke suatu tempat yang indah. Di
sepanjang perjalanan aku hanya bisa menebak-nebak aku akan di ajak
kemana oleh Rendy. Gak berapa lama kita sampai ke tempat yang di tuju.
Sumpah, tempat ini indah banget. Meskipun masih di Malang, tapi aku
belum pernah mengunjungi tempat ini. Kata Rendy sih, tempat ini namanya
Bukit Bintang. Pastas orang menyebutnya seperti itu karena kita memang
serasa dekat sekali dengan bintang kalau berada disana.“ Tita. “
“ Apa, Ren ? “
“ Kamu cantik hari ini, makasih ya udah mau nemenin aku kesini. “
“ Seharusnya aku yang bilang makasih, karena kamu udah bikin aku seneng hari ini, Ren. “ balasku sambil tersenyum.
*****
Semakin lama
aku semakin dekat dengan Rendy, sekarang aku lebih sering ketemu dan
sms-an dengan Rendy daripada dengan Vino. Aku juga merasa semakin jauh
dengan Vino, padahal sekarang Vino sudah tidak lagi sibuk dengan
belajarnya. Jujur, Rendy memang cowok yang asik, dia sangat berbeda
dengan Vino. Perasaanku mulai goyah terhadap Vino. Dan sepertinya dia
merasakan perubahanku itu.Malam ini, aku jalan lagi sama Rendy. Ke Bukit Bintang, tempat favorit kita.
“ Tita, boleh aku ngmong sesuatu ? “
“ Ngomong aja, Ren. “
“ Tit, kamu mau gak jadi cewekku ? “
Jleb ! Aku gak percaya Rendy berani nembak aku, padahal dia tau kalo aku masih jalan sama Vino.
“ Aku tau Tita kalo kamu masih punya Vino, tapi jujur, aku gak bisa nutupin perasaan ini. Dari awal kita ketemu aku udah suka sama kamu. Mungkin ini konyol, tapi aku rela kok jadi yang kedua. “
Kata-kata Rendy barusan bener-bener buat aku shock, aku gak nyangka kalo dia bisa ngomong kayak gitu.
“ Ren, kalo aku boleh jujur, sebenarnya aku juga sayangsama kamu. Tapi aku bingung, aku masih punya Vino, dan aku susah buat mutusin dia karena dia memang gak ada salah. Apa kamu bener-bener gak papa jadi yang kedua ? “
“ Apapun aku rela, Tit. Asal aku bisa sama kamu. “
Handphoneku bordering, saat kulihat ternyata itu dari Vino. Degup jantung semakin kencang saja, aku mengangkat telfon Vino.
“ Sayang, sepuluh menit lagi aku sampai di rumah kamu. Aku mau ngajak kamu jalan, maaf ngedadak karena aku mau ngasih surprise. “
Aku tak dapat berkata apa-apa, aku bingung karena aku sayang keduanya.
“ Sayang, halo ? Tita sayang, kamu gak papa kan ? “
Klik ! Aku memutus telfon dari Vino dan segera mengirim sebuah sms.
To : ..maii hunbie..
Vino, maafin ak…
Km gak lbih baik plg nd gak usah jmput aku…
Makasih buat selama ini.
Saat aku mengirim pesan itu rasa hatiku sungguh berkecamuk. Aku harus memilih salah satu dari mereka. Aku memang harus membuat luka pada salah satu dari mereka, tapi inilah keputusanku. Aku memilih Rendy, dia yang selalu menemaniku selama ini.
“ Ren, sekarang aku cuma milik kamu. “ ucapku sambil tersenyum pada Rendy.
“ Makasih, sayang. Aku janji bakal selalu jaga kamu. “
Tak berapa lama handphoneku kembali berbunyi, tapi sama sekali tak ku hiraukan. Aku yakin itu pasti Vino. Aku sengaja mengabaikannya agar aku tak lagi goyah dengan keputusanku. Aku takut aku akan kembali bimbang jika memdengar suara Vino lagi. Namun, handphoneku tak berhenti berdering, dan akhirnya aku mencoba melihat sapa yang menghubungiku, ternyata Anissa.
“ Tita, kamu dimana ? Vino kecelakaan, buruan ke rumah sakit. Kondisi dia parah banget. “
Aku segera mengajak Rendy ke Rumah Sakit. Perasaanku saat ini sangat kacau. Aku merasa sangat bersalah pada Vino, gak seharusnya aku mengatakan hal seperti tadi itu saat dia sedang mengendarai motor. Kenapa aku tadi gak mikir akibatnya sampai sejauh ini. Aku tak sanggup membendung air mataku.
Saat aku sampai di Rumah Sakit, aku melihat Anissa dan keluarga Vino, teman-teman satu kelasnya juga ada disana. Aku merasa sangat bodoh karena tak memikirkan apa yang terjadi akibat keputusanku tadi.
Tak berapa lama seorang Dokter keluar dari ruangan tempat Vino di rawat. Orang tua Vino segara menghampirinya.
“ Dok, bagaimana anak saya ? Dia baik-baik saja kan ? “
“ Benturan yang terjadi di kepalanya sangat parah. Dan kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Maaf, anak ibu tak bisa kami selamatkan, “
Kata-kata dokter barusan benar-benar seperti sambaran petir bagiku. Aku tak percaya dengan ini semua, aku telah membuat Vino menjadi seperti ini. Aku merasa ini semua salahku, aku merasa sangat bersalah, aku bodoh, dan aku sangat jahat pada Vino.
Sebuah sms masuk ke handphoneku, dari Vino. Balasan dari sms yang aku kirim tadi, pesan yang dia tulis sebelum kecelakaan itu terjadi yang sempat pending dan baru baru terkirim sekarang.
From : ..maii hunbie..
Sayang, ak tau ak mmang bkan cow xg smprna nd baik buat km..
Ak tau ak gak bsa buat km snenk, ak jga bkan cow xg gaul, ak gak prnah bsa bkin kmu
snenk, nd ak jga sngat mmbosankan..
Ak sdar itu, Tita..
Ak hrgai k.ptus.an km ini, ak jga mngrti bhwa km tlah mnmukan cow xg lbih baik dr ak
untk nmnin km..
Tpi Tita, mskpun km sekarang bukan milikku lagi ak akan slalu mencintai kmu..
Hati ini Cuma km xg memiliki, ak yakin suatu saat nanti ak akan dapat mmlikimu lagi, walau itu di alam xg berbeda, ak akan selalu mnunggu.
Love U Tita…
Pesan ini benar-benar membuatku sesak, aku sangat bodoh karena aku telah menyia-nyiakan seseorang yang telah sangat tulus mencintai aku. Aku benar-benar menjadi cewek yang sangat beruntung telah mendapat cinta tulus dari Vino, tapi apa yang aku lakukan. Aku membuat dia sakit hati dan akhirnya mengalami kecelakaan yang merenggut nyawanya, yang merenggut semua cita-cita dia. Aku tak kuasa menghadapi semua kenyataan ini, kenyataan bahwa Vino sangat tulus mencintaiku dan aku telah menyakiti dia. Dalam sekejap semua terasa gelap dan menghilang…
*****
Di hadapanku
sekarang, segunduk tanah dan batu nisan bertuliskan nama Malvino Putra
Pratama. Aku masih menatapnya dalam-dalam, tak percaya bahwa dia sudah
benar-benar tiada. Vino telah pergi dengan sebuah luka. Luka yang aku
sayatkan dengan begitu dalam. Luka yang aku berikan kepada dia yang
sangat mencintaiku. Aku sangat menyesal saat ini, tak seharusnya aku
mengambil keputusan itu. Seharusnya aku tau bahwa Vino memang yang
terbaik. Tapi, apalah arti sebuah penyesalan, jika semua sudah begini
adanya. Aku tak tau apakah aku bisa memaafkan kebodohanku ini. Sekarang tak ada yang bisa aku lakukan, semua sudah terlambat. Hanya tangis penyesalan yang terus terurai atas kepergian seseorang yang sebenarnya sangat aku cintai dan itu semua karena kesalahan terbodoh yang aku lakukan.
The End
Minggu, 06 Januari 2013
ANALISIS KINERJA KEUANGAN SEBAGAI TOLAK UKUR KOPERASI SIMPAN PINJAM
TUGAS SOFTSKILL EKONOMI
KOPERASI
ANALISIS KINERJA
KEUANGAN SEBAGAI TOLAK UKUR KOPERASI SIMPAN PINJAM
Nama : ISHMA
HANNA
Kelas : 2EA13
NPM : 13211726
Universitas Gunadarma Fakultas Ekonomi
Tahun 2012/2013
ANALISIS KINERJA
KEUANGAN SEBAGAI TOLAK UKUR KOPERASI SIMPAN PINJAM
Pembangunan nasional merupakan usaha bersama
yang harus diselenggarakan secara merata diseluruh lapisan masyarakat. Hal ini
sesuai dengan tujuan pembangunan nasional yaitu mewujudkan masyarakat yang adil
dan makmur baik sepiritual berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam wadah
Negara Kesatuan Republik Indonesia seperti yang sudah tertulis dalam
Garis-Garis Besar Halauan Negara Tahun 1993.
Untuk pembangunan khususnya di sektor
ekonomi, perlu diadakan usaha peningkatan kesempatan berusaha dan usaha
peningkatan pendapatan. Dalam hal ini koperasi merupakan salah satu cara yang
tepat untuk mewujudkannya, khususnya adalah koperasi simpan pinjam.
Dalam surat keputusan Presiden No. 2 Tahun
1978 dicantumkan bahwa ekonomi pedesaan yang menunjang potensi petani ataupun
usahawan lainnya dalam melakukan usahanya, sehingga dapat dikelola oleh
masyarakat itu sendiri. Dengan demikian koperasi simpan pinjam mempunyai arti
dan manfaat yang sangat penting terhadap pertumbuhan ekonomi dalam sekala
nasional.
Dalam hal ini, supaya peranan koperasi
sebagai lembaga ekonomi benar-benar kuat, maka koperasi itu perlu dibina dan
dikembangkan baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya. Koperasi yang dalam
pembahasan ini lebih kita fokuskan pada koperasi simpan pinjam,merupakan wadah
dan pusat pelayanan dari kegiatan perekonomian pedesaaan dengan berbagai macam
usaha yang dijalankannya. Secara lebih mendalam, koperasi secara umum bisa
diartikan sebagai kumpulan dari orang perorangan dan model dimana didalamnya
terjadi kerja sama dan memiliki satu tujuan yang mensejahterakan anggota
koperasi itu sendiri pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya.
Berhasil dan tidaknya koperasi sangat
berpengaruh terhadap anggotanya, sehingga koperasi dituntut untuk berusaha
semaksimal mungkin dalam mengelolanya, khususnya dalam segi keuangan yaitu
bagaimana menyusun laporan keuangan. Laporan keuangan sendiri terdiri dari
neraca dan laporan rugi laba. Melalui laporan keuangan tersebut, dapat
diketahui sejauh mana potensi prestasi dan kondisi keuangan yang dimiliki.
Koperasi tersebut dalam tiap periode pemerintah selalu memberikan dan pembinaan
terhadap koperasi. Maka dari itu usaha pengembangan KSP tidak hanya melalui
analisa laporan keungan saja. Pembinaan dan pengawasan pemerintah tersebut
bertujuan untuk memantapkan dan meningkatkan peranan peran serta tanggung jawab
masyarakat. Dari situ diharapkan masyarakat mampu mengurus diri sendiri dan
mampu menunjukkan peranan yang nyata dalam pembangunan nasional.
suatu pembukuan dan laporan keuangan tidak dapat berjalan
dengan baik jika kinerja koperasi tidak sesuai dengan yang diharapkan. Apa itu
kinerja? Kinerja adalah hasil atau tingkat keberhasilan seseorang secara
keseluruhan selama periode tertentu didalam melaksanakan tugas dibandingkan
dengan berbagai kemungkinan seperti standar hasil kerja, target atau sasaran
atau kriteria yang telah ditentukan terlebih dahulu dan telah disepakati
bersama. Pedoman yang dipakai dalam mengukur kinerja keuangan koperasi ini
menggunakan standar Keputusan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan
Menengah Republik Indonesia No. 96/Kep/M.KUKM/IX/2004 tentang Pedoman Standar
Operasional Manajemen Koperasi Simpan Pinjam dan Unit Simpan Pinjam Koperasi.
Analisis rasio keuangan seperti: Rasio likuiditas meliputi current rasio, quick rasio. Rasio
solvabilitas meliputi debt ratio (DR), Debt toequity ratio (DER). Rasio
profitabilitas yang meliputi Net
Profit Margin (NPM), Ratio
Total Assets Turnover, Return on Total Assets (ROA), Return on Equity (ROE). Rasio aktivitas meliputi Inventory Turn Over (rata-rata persediaan ),
Receivable, Fixed Aset Turn Over,
Total Aset Turn Over. Metode analisis data yang digunakan adalah
Analisis Time Series. Alat
pengumpul data yang digunakan adalah dokumentasi, wawancara dan observasi.
Laporan keuangan merupakan proses akuntansi
yang dapat dipakai untuk berkomunikasi antara data keuangan dengan pihak-pihak
yang bersangkutan. Laporan keuangan dapat memberikan informasi sehubungan dengan
kondisi keuangan dan hasil yang dapat dicapai oleh koperasi tersebut dalam
periode tertentu. Maka dari itu untuk bisa mengetahui kinerja keuangan dalam
sebuah koperasi, yang dalam hal ini dikhususkan pada Koperasi Simpan Pinjam,
maka penulis mengambil judul yang sesuai yaitu “ ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA
KOPERASI SIMPAN PINJAM (KSP)”.
DAFTAR
PUSTAKA
- surat keputusan Presiden No. 2 Tahun 1978
- Keputusan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan
Menengah Republik Indonesia No. 96/Kep/M.KUKM/IX/2004
Langganan:
Postingan (Atom)





