TUGAS SOFTSKILL EKONOMI
KOPERASI
ANALISIS KINERJA
KEUANGAN SEBAGAI TOLAK UKUR KOPERASI SIMPAN PINJAM
Nama : ISHMA
HANNA
Kelas : 2EA13
NPM : 13211726
Universitas Gunadarma Fakultas Ekonomi
Tahun 2012/2013
ANALISIS KINERJA
KEUANGAN SEBAGAI TOLAK UKUR KOPERASI SIMPAN PINJAM
Pembangunan nasional merupakan usaha bersama
yang harus diselenggarakan secara merata diseluruh lapisan masyarakat. Hal ini
sesuai dengan tujuan pembangunan nasional yaitu mewujudkan masyarakat yang adil
dan makmur baik sepiritual berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam wadah
Negara Kesatuan Republik Indonesia seperti yang sudah tertulis dalam
Garis-Garis Besar Halauan Negara Tahun 1993.
Untuk pembangunan khususnya di sektor
ekonomi, perlu diadakan usaha peningkatan kesempatan berusaha dan usaha
peningkatan pendapatan. Dalam hal ini koperasi merupakan salah satu cara yang
tepat untuk mewujudkannya, khususnya adalah koperasi simpan pinjam.
Dalam surat keputusan Presiden No. 2 Tahun
1978 dicantumkan bahwa ekonomi pedesaan yang menunjang potensi petani ataupun
usahawan lainnya dalam melakukan usahanya, sehingga dapat dikelola oleh
masyarakat itu sendiri. Dengan demikian koperasi simpan pinjam mempunyai arti
dan manfaat yang sangat penting terhadap pertumbuhan ekonomi dalam sekala
nasional.
Dalam hal ini, supaya peranan koperasi
sebagai lembaga ekonomi benar-benar kuat, maka koperasi itu perlu dibina dan
dikembangkan baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya. Koperasi yang dalam
pembahasan ini lebih kita fokuskan pada koperasi simpan pinjam,merupakan wadah
dan pusat pelayanan dari kegiatan perekonomian pedesaaan dengan berbagai macam
usaha yang dijalankannya. Secara lebih mendalam, koperasi secara umum bisa
diartikan sebagai kumpulan dari orang perorangan dan model dimana didalamnya
terjadi kerja sama dan memiliki satu tujuan yang mensejahterakan anggota
koperasi itu sendiri pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya.
Berhasil dan tidaknya koperasi sangat
berpengaruh terhadap anggotanya, sehingga koperasi dituntut untuk berusaha
semaksimal mungkin dalam mengelolanya, khususnya dalam segi keuangan yaitu
bagaimana menyusun laporan keuangan. Laporan keuangan sendiri terdiri dari
neraca dan laporan rugi laba. Melalui laporan keuangan tersebut, dapat
diketahui sejauh mana potensi prestasi dan kondisi keuangan yang dimiliki.
Koperasi tersebut dalam tiap periode pemerintah selalu memberikan dan pembinaan
terhadap koperasi. Maka dari itu usaha pengembangan KSP tidak hanya melalui
analisa laporan keungan saja. Pembinaan dan pengawasan pemerintah tersebut
bertujuan untuk memantapkan dan meningkatkan peranan peran serta tanggung jawab
masyarakat. Dari situ diharapkan masyarakat mampu mengurus diri sendiri dan
mampu menunjukkan peranan yang nyata dalam pembangunan nasional.
suatu pembukuan dan laporan keuangan tidak dapat berjalan
dengan baik jika kinerja koperasi tidak sesuai dengan yang diharapkan. Apa itu
kinerja? Kinerja adalah hasil atau tingkat keberhasilan seseorang secara
keseluruhan selama periode tertentu didalam melaksanakan tugas dibandingkan
dengan berbagai kemungkinan seperti standar hasil kerja, target atau sasaran
atau kriteria yang telah ditentukan terlebih dahulu dan telah disepakati
bersama. Pedoman yang dipakai dalam mengukur kinerja keuangan koperasi ini
menggunakan standar Keputusan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan
Menengah Republik Indonesia No. 96/Kep/M.KUKM/IX/2004 tentang Pedoman Standar
Operasional Manajemen Koperasi Simpan Pinjam dan Unit Simpan Pinjam Koperasi.
Analisis rasio keuangan seperti: Rasio likuiditas meliputi current rasio, quick rasio. Rasio
solvabilitas meliputi debt ratio (DR), Debt toequity ratio (DER). Rasio
profitabilitas yang meliputi Net
Profit Margin (NPM), Ratio
Total Assets Turnover, Return on Total Assets (ROA), Return on Equity (ROE). Rasio aktivitas meliputi Inventory Turn Over (rata-rata persediaan ),
Receivable, Fixed Aset Turn Over,
Total Aset Turn Over. Metode analisis data yang digunakan adalah
Analisis Time Series. Alat
pengumpul data yang digunakan adalah dokumentasi, wawancara dan observasi.
Laporan keuangan merupakan proses akuntansi
yang dapat dipakai untuk berkomunikasi antara data keuangan dengan pihak-pihak
yang bersangkutan. Laporan keuangan dapat memberikan informasi sehubungan dengan
kondisi keuangan dan hasil yang dapat dicapai oleh koperasi tersebut dalam
periode tertentu. Maka dari itu untuk bisa mengetahui kinerja keuangan dalam
sebuah koperasi, yang dalam hal ini dikhususkan pada Koperasi Simpan Pinjam,
maka penulis mengambil judul yang sesuai yaitu “ ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA
KOPERASI SIMPAN PINJAM (KSP)”.
DAFTAR
PUSTAKA
- surat keputusan Presiden No. 2 Tahun 1978
- Keputusan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan
Menengah Republik Indonesia No. 96/Kep/M.KUKM/IX/2004





0 komentar:
Posting Komentar