Jumat, 21 Oktober 2011

judul : hubungan manusia dan kebudayaan..

tema : manusia dan kebudayaan


Tema penulisan kali ini adalah tentang hubungan manusia dan kebudayaan yang ada di sekitar lingkungan manusia itu sendiri. Manusia, seperti yang kita tahu, sangat erat kaitannya dengan arti kebudayaan. Kebudayaan itu ibaratnya seperti ciri khas dari manusia yang menggunakan kebudayaan tersebut. Banyak sekali kebudayaan di negara Indonesia tercinta kita ini, salah satunya adalah seperti kebudayaan Jawa, dan masih banyak lagi.

Wayang Kulit merupakan salah satu dari kebudayaan di Indonesia yang berasal dari Jawa
Hakikat manusia dalam melestarikan dan menjaga kebudayaan adalah suatu keharusan agar tidak terpengaruh oleh kebudayaan lainnya. Kita harus menjaga keaslian budaya kita karena kebudayaan tersebut merupakan warisan dari nenek moyang kita dahulu. Namun akhir-akhir ini, kita pasti sudah tahu kalau banyak dari kebudayaan di negara kita ini telah terpengaru oleh kebudayaan luar, khususnya kebudayaan barat. Ya, itu benar. Ini merupakan efek dari arus globalisasi yang sangat kencang sehingga banyak kebudayaan-kebudayaan dari luar yang bebas keluar masuk ke dalam negara kita ini sehingga kebudayaan kita agak sedikit ‘terpengaruh’ oleh kebudayaan luar, khususnya kebudayaan barat. Ini merupakan kelalaian masyarakat sekarang yang tidak mampu menjaga keaslian budaya yang dariman itu merupakan warisan dari nenek moyang kita terdahulu. Tapi ini sudah terlambat untuk diatasi. Mengapa? Ibaratnya itu kita seperti berjalan melawan arus yang sangat kencang, seperti itulah yang masyarakat kita sedang alami. Mereka tidak mempersiapkan pertahanan untuk melawan arus kencang tersebut. Bahkan mereka mulai mengikuti arah arus tersebut. Hal ini sangat berbahaya karena jika ini dibiarkan terus maka kebudayaan asli kita akan perlahan-lahan hilang. Tidakkah kita berpikir, bagaimana dengan anak cucu kita kelak yang akan mewariskan kebudayaan kita, sedangkan kebudayaannya itu sudah ‘tercemar’ oleh kebudayaan asing atau luar? Apakah mereka akan bangga dengan kebudayaannya itu? Sungguh ironis memang.
Oleh karena itu sudah sepantasnyalah kita lestarikan kebudayaan di negara kita ini. Jangan sampai terpengaruh oleh kebudayaan luar, jangan terlena dengan istilah “Ah ga gaul lu”. Memang banyak orang mengatakan bahwa kebudayaan luar, terutama kebudayaan barat, itu budaya yang serba gaul. Namun yang harus kita pahami dan sadari bahwa kebudayaan kita itu jauh lebih bernilai, apalagi yang masih terjaga keasliannya. Makan janganlah kita campur-adukkan kebudayaan kita dengan kebudayaan luar.

tidak hanya kebudayaan jawa indonesia juga mempunyai berbagai kepulauan yang khas akan kebudayaannya antara lain seperti :
1. KEBUDAYAAN KALIMANTAN yang menyimpan banyak misteri. keberadaan suku dayak di pulau kalimantan yang memiliki kekuatan magis sering disangkutpautkan dengan kebudayaan kalimantan

RUMAH ADAT
rumah adat kalimantan disebut juga RUMAH BETANG. kebanyakan rumah betang di diami oleh suku dayak yang banyak di temui d provinsi kalimantan barat dan kalimantan tengah .
ciri-ciri betang :
  • bentuk panggung
  • bentuknya memanjang dengan bagian hulu searah dengan matahari terbit dan hilirnya kearah matahari tenggelam
TARIAN DAERAH
  • tari baksa kembang menggambarkan seorang putri yang sedang memetik bunga di taman di iringi tabuhan gamelan khas banjar dan busana yang penuh dengan manik-manik
  • tari tambun bungai yang mengisahkan tentang kepahlawanan tambun dan bungai mengusir musuh yang akan merampas hasil panen rakyat
  • tari balean dadas tarian ini merupakan ritual untuk memohon kesembuhan bagi penduduk yang sakit
  • tari gong tarian ini biasa ditarikan dalam upacara menyambutan tamu agung atau pada upacara kelahiran anak dari seorang kepala suku 
SENJATA
  • mandau sangat dipercaya mempunyai unsur magis dan biasa ny d gunakan untuk ritual-ritual adat tertentu seperti perang, pengayauan (pemenggalan kepala musuh), perlengkapan tarian adat dan upacara adat.
  • talawang adalah salah satu senjata yang d gunakan oleh suku dayak untuk mempertahankan diri dari serangan musuh.
  •  
KAITAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
Secara sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah manusia sebagai perilaku kebudayaan dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia. Dari sisi lain hubungan antar manusia dan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan manusia dan masyarakat yang dinyatakan sebagai dialektis.
Proses dialektis ini tercupta melalui tiga tahap,yaitu :
1. Eksternalisasi: Proses manusia mengekspresikan dirinya dengan membangun dunia.
2. Obyektivitas: Proses masyarakat menjadi realitas obyektif,menjadikan masyarakat dengan segala pranata sosialnnya untuk mempengaruhi,dan membentuk perilaku manusia.
3. Internalisasi: Proses manusia mempelajari kembali masyarakatnya agar dia dapat hidup baik,hingga manusia menjadi kenyataan yang dibentuk oleh masyarakat.

http://yanezzcihuy.wordpress.com/2011/03/22/kaitan-manusia-dan-kebudayaan/
     

    0 komentar:

    Posting Komentar